Panduan KKN Profesi FKM Untika Luwuk

PANDUAN PELAKSANAAN

KULIAH KERJA NYATA KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS TOMPOTIKA LUWUK –  TAHUN 2009

  1. A.   PENDAHULUAN

Kesehatan dalam kehidupan manusia adalah salah satu komponen dari kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan  masyarakat, upaya peningkatan kesehatan itu dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan faktor genetik.

Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan seni untuk mencegah penyakit, memperpanjang hidup dan meningkatkan kesehatan melalui upaya bersama masyarakat secara terorganisir untuk sanitasi lingkungan, pemberantasan penyakit, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan sebagainya, mengandung makna bahwa preventif dan promotif adalah lebih penting daripada kuratif dalam rangka peningkatan status kesehatan masyarakat.

Implementasi ilmu kesehatan masyarakat secara akademis telah luas dan cukup lama memberi kontribusi bagi peningkatan status derajat kesehatan masyarakat terutama dalam konteks ke-Indonesiaan. Dimana melaksanakan tugas dan fungsinya, selalu berorientasi pada masyarakat sebagai satu kesatuan yang tidak terlepas dari aspek sosial, politik, psikologis dan budaya.

Peningkatan preventif dan promotif yang melibatkan keikutsertaan masyarakat, mempunyai implikasi bahwa ilmu kesehatan akan menjadi sebuah profesi dalam hal ini profesi kesehatan masyarakat.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan Masyarakat   (KKN  Kesmas) adalah  kegiatan intra kurikuler yang merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan pada FKM Untika Luwuk. KKN  Kesmas ini pada dasarnya merupakan kegiatan belajar di lapangan yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam prosesnya.

Kegiatan ini dirancang sebagai pra kondisi bagi mahasiswa untuk mengikuti pendidikan profesi kesehatan masyarakat setelah memperoleh gelar kesarjanaannya. Disamping itu memberikan pengalaman praktis kepada para mahasiswa untuk mampu menerapkan ilmu kesehatan masyarakat selama menjalani masa pendidikan.

Secara khusus mahasiswa akan mampu mendeskripsikan suatu kegiatan menurut tujuan, komponen-komponen kegiatan dan proses kegiatan dan mahasiswa dapat menemukan masalah yang dihadapi dari kegiatan tersebut dan mahasiswa menganalisa serta memberikan saran pemecahannya. Pengalaman KKN Kesmas ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan serta  menumbuhkan sikap responsive dan antisipatif mahasiswa dalam memecahkan berbagai masalah kesehatan masyarakat.

Bagi FKM Untika Luwuk, KKN Kesmas merupakan wahana untuk meningkatkan keterkaitan dan kesepadanan antara substansi pendidikan dengan pengetahuan dan ketrampilan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Melalui kemitraan yang terbentuk dengan institusi tempat KKN  Kesmas, maka diantara mereka yang terlibat akan berkembang dialog antara pendekatan akademik dengan pendekatan operasional. Proses dialog ini diyakini akan melahirkan pemahaman yang lebih utuh dan akhirnya pengetahuan dan ketrampilan yang lebih relevan dengan isu-isu pembangunan kesehatan masyarakat. Kesenjangan antara pendekatan akademik dengan pendekatan operasional dapat dibahas bersama melalui forum diskusi yang melibatkan mahasiswa, pembimbing lapangan dan pembimbing akademik.

  1. B.   TUJUAN
  2. 1.    Tujuan Umum

Terbentuknya pemahaman yang utuh dalam diri mahasiswa tentang kegiatan kesehatan masyarakat baik secara institusi maupun terhadap masyarakat, dan memberi kesempatan kepada mereka untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dibangku kuliah langsung di lapangan. Disisi lain sekaligus sebagai bahan penelitian dalam rangka penyelesaian studi serta persiapan pendidikan profesi kesehatan masyarakat.

  1. 2.    Tujuan Khusus

Setelah  mengikuti kegiatan KKN  Kesmas para mahasisawa mampu :

  1. Mendeskripsikan suatu kegiatan menurut tujuan, komponen-komponen kegiatan dan proses kegiatan, serta mahasiswa dapat menemukan masalah yang dihadapi dari kegiatan tersebut, dan mampu menganalisa serta memberikan saran pemecahannya.
    1. Bekerjasama dalam suatu tim untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat.
    2. Menentukan kebutuhan, mengolah dan menganalisa data yang berasal dari berbagai sumber, baik untuk kepentingan perencanaan, pemantauan maupun untuk penilaian program kesehatan masyarakat.
    3. Meramu fakta dan data dan informasi di lapangan untuk dijadikan sebagai bahan penelitian dalam pembuatan skripsi.
    4. Menemukan dan menetapkan unit kerja dalam institusi yang dipersiapkan dalam pelaksanaan pendidikan profesi kesehatan masyarakat.
  1. C.   MANFAAT

KKN  Kesmas memberikan manfaat nyata bagi semua pihak yang terlibat didalamnya. Berikut ini diuraikan dengan rinci berbagai manfaat yang mungkin diperoleh setiap pihak yang terlibat baik mahasiswa, FKM Untika Luwuk maupun instansi tempat KKN  Kesmas.

  1. 1.    Mahasiswa
    1. Terpapar dengan berbagi permasalahan kesehatan masyarakat yang nyata di lapangan
    2. Mendapat pengetahuan dan keterampilan yang lebih aplikatif dalam bidang yang diminati.
    3. Bekerja dalam tim untuk memecahkan masalah kesehatan.
    4. Menggunakan metodologi yang relevan untuk menganalisis situasi, mengidentifikasi masalah, menetapkan alternatif pemecahan masalah, merencanakan program intervensi, melakukan pemantauan kegiatan intervensi serta menilai keberhasilan intervensi.
    5. Sebagai pra-kondisi dalam melaksanakan pendidikan profesi kesehatan masyarakat dengan mengetahui kondisi lapangan yang sebenarnya.
    6. Mendapat bahan untuk penulisan skripsi atau tulisan ilmiah lainnya.
    7. Memperluas jaringan yang baik dengan institusi.
    8. Sebagai upaya penjajakan awal sekaligus melakukan self marketing kepada stakeholder untuk memasuki dunia kerja.
  1. 2.    FKM UNTIKA LUWUK
    1. Terbinanya suatu jaringan kerjasama dengan institusi tempat   KKN  Kesmas dalam upaya meningkatkan keterkaitan dan kesepakatan antara substansi akademik dengan pengetahuan dan ketrampilan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
    2. Memperoleh input dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
    3. Meningkatnya kapasitas dan kualitas pendidikan dengan melibatkan tenaga terampil dari lapangan dalam kegiatan KKN  Kesmas.
  1. 3.    Instansi Tempat KKN
    1. Memperkaya kajian dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat.
      1. Penemuan baru mengenai analisis permasalahan dan kiat-kiat dalam pemecahan masalah kesehatan masyarakat dalam institusi.
      2. Dapat memanfaaatkan tenaga terdidik dalam membantu kegiatan manajemen dan operasional institusinya
      3. Dapat memanfaatkan tenaga pembimbing akademik untuk memberi asupan yang relevan dengan kegiatan manajemen maupun operasional institusi ditempat KKN Kesmas.
      4. Dapat memperoleh asupan yang lebih luas dari staf FKM Untika melalui kegiatan seminar, lokakarya dan lain ssebagainya.
      5. Dapat mengembangkan kemitraan dengan FKM Untika dan institusi lain yang terlibat dalam KKN Kesmas, baik untuk kegiatan penelitian maupun pengembangan.
      6. Institusi mendapat alternatif calon karyawan yang telah dikenal mutu dan kredibilitasnya.
  1. D.   PRINSIP-PRINSIP UMUM
    1. Definisi KKN kesmas

KKN kesmas adalah kegiatan intra kurikuler terstruktur yang merupakan wahana bagi para mahasiswa untuk memahami berbagai kegiatan kesehatan masyarakat sehingga akhirnya dapat memahami situasi nyata di lapangan.

  1. Peserta KKN Kesmas

Peserta KKN  adalah mahasiswa semester akhir (semester 7 / 8) program SKM (S1) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Untika Luwuk yang telah menyelesaikan mata kuliah minimal 110 SKS.

  1. Instansi Tempat KKN Kesmas

Instansi tempat KKN Kesmas adalah berbagai instansi diluar FKM Untika baik institusi bidang kesehatan ataupun inatitusi lainnya yang punya keterkaitan yang layak dan bersedia menjadi tempat KKN Kesmas mahasiswa FKM Untika Luwuk.

  1. Waktu

Kegiatan KKN  dilaksanakan selama kurun waktu kurang lebih 2 bulan (8 minggu).

  1. Pembimbing Akademik

Pembimbing akademik adalah seorang staf pengajar dari Program Studi yang relevan dengan peminatan mahasiswa yang bersangkutan. Pembimbing akademik mempunyai kewenangan dan tanggung jawab penuh untuk memberikan bimbingan akademis bagi mahasiswa yang tengah mengikuti kegiatan KKN Kesmas.

  1. Pembimbing Lapangan

Pembimbing lapangan adalah staf yang mempunyai kompetensi dan ditunjuk oleh LP2M Untika untuk memberikan bimbingan teknis bagi mahasiswa yang tengah KKN  Kesmas di institusi tersebut dan ditetapkan dalam Surat Keputusan Rektor Untika.

  1. Biaya

Biaya yang berkaitan dengan penyelenggaraan KKN Kesmas akan dibebankan pada anggaran Program KKN  FKM Untika Luwuk, sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya yang diusulkan oleh pengelola kegiatan.  

  1. Pengorganisasian

Seluruh kegiatan KKN Kesmas ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar pada FKM Untika Luwuk. Dengan demikian pengorganisasian kegiatan ini menjadi tanggung jawab pengelola KKN  FKM Untika Luwuk.

  1. Penanggung Jawab.

Penanggung jawab administrasi KKN Kesmas adalah Dekan FKM Untika Luwuk cq. Koordinator Pelaksana (Ketua Panitia) KKN Kesmas.

  1. E.   URAIAN TUGAS KKN  Kesmas
    1. Tugas Peserta KKN  Kesmas
      1. Praktek kerja ditempat yang telah ditentukan
      2. Konsultasi dan asistensi kegiatan KKN  Kesmas dengan dosen pembimbing setiap saat.
      3. Mengisi format administrasi KKN  setiap saat dan meminta tanda persetujuan pembimbing yang ditandai dengan tanda tangan.
      4. Membuat laporan pelaksanaan program setelah selesai melaksanakan program dan mendapatkan pengesahan dari pembimbing.
      5. Membuat laporan KKN  dan diserahkan ke sekretariat pengelola KKN Kesmas FKM Untika Luwuk untuk diteruskan ke LP2M Untika dan pihak instansi KKN  .
  1. Tugas Pengelola KKN  Kesehatan Masyarakat FKM Untika Luwuk
  2. Bersama mahasiswa mempersiapkan lokasi dan pengadministrasian KKN  Kesmas bagi mahasiswa.
    1. Menetapkan pembimbing lapangan dan pembimbing akademik berdasarkan dari usulan yang berwenang
    2. Memberikan konsultasi untuk menyelesaikan masalah dalam   KKN  Kesmas.
    3. Tugas Institusi Tempat KKN 
      1. Memberikan bimbingan dan pengarahan agar kegiatan KKN  Kesmas berjalan dengan baik dan lancar serta bermanfaat bagi kedua belah pihak.
      2. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada instansi tersebut.
      3. Menciptakan suasana rasional dalam sikap dan perilaku agar peserta KKN  mengerti secara mendalam situasi pekerjaan yang mereka temukan dalam aktifitas sehari-hari.
      4. Memberikan penilaian prestasi kerja peserta KKN  di lapangan.
      5. Tugas Pembimbing Lapangan / Akademik
        1. Menyediakan waktu konsultasi bagi peserta KKN  Kesmas mengenai kondisi dan permasalahan di lapangan.
        2. Memberikan bimbingan teknis pelaksanaan KKN  .
        3. Memberikan bimbingan dalam perumusan masalah tempat KKN 
        4. Memberikan bimbingan yang berkaitan dengan proses pengambilan data untuk penulisan skripsi.
        5. Memberikan waktu konsultasi bagi peserta KKN  mengenai proses penulisan laporan KKN  secara teknis dan substansial.
          1. Membantu mahasiswa menganalisi hasil survei penjajakan kebutuhan, menyusun program untuk diterapkan di lokasi KKN 
          2. Mengarahkan mahasisawa untuk mencari dan memperoleh literatur atau bahan yang diperlukan dalam mendukung pelaksanaan KKN  di lapangan.
          3. Membimbing mahasiswa dalam penyususnan laporan akhir pelaksanaan KKN  .
          4. Memberikan penilain prestasi akademis dalam penyusunan laporan KKN  .
  1. F.    TAHAP PERSIAPAN

Pada tahap persipan kegiatan KKN Kesmas dilakukan untuk menyiapkan kondisi yang kondusif bagi terlaksananya KKN Kesmas seperti yang diharapkan dalam pedoman ini. Kegiatan ini pada tahap persiapan dilakukan pada tingkat fakultas, tingkat program dan tingkat mahasiswa.

  1. Tingkat Fakultas
    1. Pembahasan rencana KKN Kesmas oleh PD I FKM Untika Luwuk dengan Pimpinan FKM Untika Luwuk.
      1. Mengidentifikasi berbagai institusi yang memenuhi kriteria sebagi institusi tempat KKN Kesmas.
      2. Penerbitan surat-surat keputusan Dekan FKM Untika Luwuk yang berkaitan dengan penetapan institusi tempat KKN Kesmas, Buku Panduan KKN Kesmas, Pembimbing Akademik/ Pembimbing Lapangan dan lain sebagainya.
      3. Tingkat Program
        1. Penyusunan draft panduan KKN Kesmas.
        2. Penyebaran angket kepada mahasiswa untuk menilai :

1)    pemahaman mereka tentang KKN Kesmas

2)    Peluang yang diberikan institusi tempat kerja untuk mengikuti kegiatan KKN Kesmas.

3)    Identifikasi institusi tempat kerja yang layak untuk dijadiakn tempat KKN Kesmas.

4)    Perkiraan jenis dan jumlah institusi tempat KKN Kesmas yang akan disiapkan.

  1. Identifikasi jenis pengetahuan dan keterampilan yang akan dipelajari di tempat KKN Kesmas berikut minstitusi yang direncanakan untuk tempat KKN Kesmas, sesuai asupan Program Studi.
  2. Mengundang Pimpinan Institusi tempat KKN akan dilaksanakan untuk pemaparan program di lapangan & menyusun kesepakatan.
  3. Menyampaikan hasil pemantauan tahap persiapan kepada Dekan FKM Untika Luwuk.
  4. Tingkat Mahasiswa dan Pembimbing
    1. Kesepakan anara mahasiswa dengan Pembimbing Akademik mengenai instansi tempat KKN Kesmas.
    2. Kesepakan antara mahasiswa dengan Pembimbing Akademik mengenai instansi tempat proposal kegiatan KKN  Kesmas.
    3. Jika diperlukan, mahasiswa dengan bimbingan pembimbing lapangan melakukan seminar proposal sebelum terjun ke lapangan.
    4. Jika diperlukan, mahasiswa dan pembimbing akademik melakukan  kunjungan ke institusi tempat KKN  Kesmas untuk mendiskusikan pelaksanaan teknis KKN  Kesmas dari mahasiswa yang bersangkutan.
  1. G.   IMPLEMENTASI DAN PEMANTAUAN KKN  KESMAS

Pada tahap ini mahasiswa akan bekerja di institusi tempat KKN  Kesmas yang telah disetujui. Selama KKN  Kesmas para mahasiswa akan dipantau dengan cara yang telah disepakati.

  1. Implementasi KKN Kesmas

Para mahasiswa akan bekerja selama ± 2 bulan (8 minggu) sesuai jadwal yang telah disusun dan disetujui sebelumnya. Mahasiswa diharapkan terlibat langsung di dalam sistem yang ada di instansi tempat KKN Kesmas. Secara garis besar kegiatan yang dilaksanakan meliputi 3 tahapan yaitu :

  1. Tahap Persiapan

1)    Mengikuti pembekalan Kuliah KKN.

2)    Menjalankan administrasi perizinan ke pemerintah dan tempat instansi pelaksanaan KKN  Kesmas.

3)    Melakukan survei penjajakan kebutuhan pada tempat pelaksanaan KKN  Kesmas.

4)    Melakukan analisis terhadap lembaran survei penjajakan untuk diterjemahkan dalam bentuk program.

5)    Berkonsultasi dengan pembimbing akademik dalam persiapan pelaksanaan KKN  .

  1. Tahap Pelaksanaan

1)    Menempatkan diri sebagai mahasiswa sedang menjalani tugas belajar dan KKN Kesmas di institusi luar yang independent.

2)    Melakukan audensi kepada instansi pemerintah setempat dan institusi kesehatan pada berbagai tingkatan pada awal kegiatan.

3)    Berkenalan dengan pimpinan & staf di institusi tempat KKN  Kesmas termasuk memahami berbagai prosedur tetap atau mekanisme yang berlaku di dalam institusi.

4)    Mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknis pelaksanaan KKN Kesmas.

5)    Menyerahkan panduan KKN, absensi peserta, SK Pembimbing Lapangan, format nilai, flakat, dokumen kerja sama kepada institusi tempat KKN  Kesmas.

6)    Melakukan pertemuan formal/non formal dengan pimpinan instansi sebagai langkah awal dalam menentukan kesepakatan dalam hal program, aturan dan lain-ain yang penting.

7)    Mengirimkan surat tanda penerimaan peserta KKN  di lokasi yang ditanda tangani oleh pimpinan instansi.

8)    Secara tim bekerja dan terlibat secara proaktif pada pelaksanaan tugas operasional maupun manajemen program yang telah ditetapkan instansi.

9)    Menerapkan langkah-langkah pemecahan masalah terhadap masalah/program ditetapkan instansi saat KKN  Kesmas.

10) Membentuk desa percontohan yang berorientasi pada program Desa Siaga.

11) Mengisi jurnal kegiatan harian dan meminta pengesahan dari pembimbing.

12) Secara tim menyusun laporan kegiatan setiap program selama di lapangan berdasarkan format khusus yang diberikan.

13) Melakukan konsultasi dan asistensi setiap program yang telah dilaksanakan kepada pembimbing.

14) Mengumpulkan berbagai data sekunder atau informasi sesuai dengan tujuan KKN Kesmas.

15) Menyusun laporan sementara sebagai hasil rekapdari laporan kegiatan per program dan mempresentasikan dihadapan pembimbing pada akhir kegiatan KKN  .

16) Meminta tanda pengesahan laporan sementara dari pembimbing lapangan sebagai bukti persetujuan terhadap laporan.

17) Meminta nilai KKN  kepada pimpinan institusi selama di lapangan untuk selanjutnya diserahkan kepada pembimbing akademik.

  1. Tahap Akhir

1)    Melakukan konsultasi dengan pembimbing akademik.

2)    Menyusun laporan permanent pelaksanaan KKN  berdasarkan sistematika penulisan.

3)    Meminta tanda pengesahan laporan permanent dari pembimbing akademik sebagai bukti persetujuan terhadap laporan.

4)    Menggandakan laporan yang telah disahkan dan menyerahkan masing-masing satu eksemplar kepada ; LP2M Untika, pimpinan instansi tempat KKN, Pembimbingn akademik KKN FKM Untika Luwuk, Perpustakaan, dan masing-masing anggota KKN  Kesmas.

5)    Menyerahkan kepada panitia KKN  Kesmas berkas berikut : Absensi, laporan KKN, jurnal kegiatan harian, format nilai, laporan kegiatan setiap program dalam lembar asupan.

6)    Mendapatkan nilai prestasi akademik.

  1. Pemantauan KKN  Kesmas

Pemantauan KKN  Kesmas dilakukan ditingkat Universitas, tingkat fakultas dan tingkat instansi tempat KKN Kesmas.

  1. Tingkat Universitas

1)    Memantau KKN  Kesmas melalui pimpinan universitas ataupun pembimbing.

2)    Mengumpulkan berbagai asupan bagi penyempurnaan dan pengembangan kurikulum baik dari para pembimbing akademis maupun dari tempat KKN Kesmas.

3)    Memantau berbagai asupan bagi penyusunan perncanaan pendidikan profesi kesehatan masyarakat FKM Untika Luwuk.

4)    Menyelenggarakan rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh pimpinan Untika Luwuk.

  1. Tingkat Fakultas

1)    Memantau aktivitas mahasiswa melalui pembimbing lapangan / pembimbing akademik dengan menggunakan instrumen yang telah disiapkan sebelumnya.

2)    Melakukan supervisi secara berkala di instansi tempat KKN  Kesmas.

3)    Melenggarakan rapat koordinasi dengan pihak FKM Untika Luwuk dan instansi tempat KKN Kesmas.

4)    Mengumpulkan bahan-bahan untuk penilaian kegiatan KKN  Kesmas bagi setiap mahasiswa.

5)    Mendeteksi berbagai masalah yang muncul selama kegiatan KKN  Kesmas guna dikomunikasikan dan dicarikan jalan keluarnya secara dini. 

  1. Tingkat Instansi Tempat KKN  Kesmas

1)    Memantau absebsi kehadiran mahasiswa peserta KKN  Kesmas sesuai dengan ketentuan yang berlaku di instansi tempat    KKN  Kesmas.

2)    Melibatkan mahasiswa dalam kegaitan rutin instansi temapt KKN Kesmas sesuai dengan kesepakatan.

3)    Memberikan bimbingan teknis yang berkaitan dengan pencapaian tujuan KKN Kesmas.

4)    Memberikan penilaian atas aktivitas mahasiswa selama KKN Kesmas di institusi tempat KKN Kesmas.

5)    Memberikan asupan untuk penyempurnaan penyelenggaraan KKN Kesmas dan kurikulum program pendidikan pada umumnya.

  1. H.   PENILAIAN

Penilaian keberhasilan KKN  Kesmas dilakukan terhadap mahasiswa yang bersangkutan dan penyelenggaraan kegiatan itu sendiri dengan berpatokan pada unsur penilaian mahasiswa yang dilakukan sejak dari tahap persiapan, pelaksanaan dan penyampaian hasil.

Tahap persiapan dinilai oleh pembimbing akademik, sedangkan waktu pelaksanaan dinilai oleh pembimbing lapangan dan presentasi hasil dinilai oleh pembimbing lapangan, pembimbing akademik dan penanggungjawab KKN  Kesmas.

  1. Aspek Penilaian

Penilaian kinerja mahasiswa selama KKN  Kesmas terdiri dari tiga tahapan, yaitu :

  1. Tahap Persiapan

Penilaian pada tahap persiapan dilakukan oleh pembimbing akademik dan penanggungjawab program terhadap rencana KKN  Kesmas yang disusun peserta KKN  Kesmas.

  1. Tahap Pelaksanaan

Penilaian pada tahap pelaksanaan dilakukan oleh pembimbing lapangan dan pembimbing akademik terhadap aktifitas mahasiswa dalam pencapaian tujuan KKN  Kesmas sesuai dengan program yang dilaksanakan. Unsur-unsur yang akan dinilai adalah :

1)    Kehadiran di lapangan.

2)    Tingkat kepahaman dalam melaksanakan tugas.

3)    Keaktifan dalam membantu operasional dan manajemen program di institusi tempat KKN  Kesmas.

4)    Kreatifitas dalam melakukan observasi tentang masalah kesehatan.

5)    Tingkat kemampuan dalam mengaplikasikan lingkaran pemecahan masalah.

6)    Frekuensi dalam melaksanakan diskusi/seminar dan symposium tentang temuan masalah kesehatan dan solusinya

7)    Tingkat kerjasama mahasiswa antara peserta KKN  Kesmas dengan peserta lain, dengan staff institusi, masyarakat dan pemerintah setempat.

8)    Sifat kepemimpinan mahasiswa dalam mengorganisasikan kegiatan/program.

9)    Tingkat disiplin mahasiswa terhadap tata aturan yang berlaku dan pengisian kelengkapan administrasi KKN  Kesmas

10) Tata krama dan perilaku mahasiswa peserta KKN  Kesmas.

  1. Tahap Akhir

Penilaian pada tahap akhir dilakukan oleh tim penguji sesuai dengan aturan LP2M Untika terhadap hasil seminar tingkat Universitas dan laporan hasil kegiatan KKN  Kesmas.

  1. Nilai  Akhir

Penilaian diberikan oleh penilai dengan melingkari rentang nilai 1-100, sesuai dengan kemampuan yang dicapai peserta. Rentang nilai 1-4 mempunyai makna sebagai berikut :

Nilai Angka Bobot Huruf Mutu
81 – 100 4 A
61 – 80 3 B
≤ 60 2 E

 

  1. I.      EVALUASI KEGIATAN

Penilaian KKN  kesmas juga dilakukan terhadap setiap angkatan. Penilaian meliputi kompone-komponen, asupan, proses dan luaran, yaitu :

  1. Komponen asupan meliputi penilaian terhadap perencanaan, kecukupan dan kelengkapan sarana, dana, pembimbing akademik, pembimbing lapangan, proses perizinan, pelaksanaan perkuliahan KKN  Kesmas, dan tingkat pemahaman mahasiswa.
  2. Komponen proses meliputi kegiatan yang berkaitan dengan proses belajar mengajar di lapangan, termasuk di dalamnya interaksi antara Untika Luwuk – Instansi tempat KKN  Kesmas, interaksi antara pembimbing akademik – pembimbing lapangan – staff institusi.
  3. Komponen luaran meliputi berbagai luaran yang bermanfaat untuk semua pihak yang terlibat, termasuk didalamnya asupan untuk perbaikan kurikulum bagi FKM Untika Luwuk dan perencanaan program pendidikan profesi kesehatan masyarakat; asupan untuk perbaikan kinerja institusi tempat KKN  Kesmas dan tingkat pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh mahasiswa dari kegiatan KKN  Kesmas.
  4. Penilaian kegaitan KKN  Kesmas ini akan dilakukan setiap tahun oleh LP2M Untika Luwuk. Hasil penelitian ini akan disampaikan kepada Rektor Untika dan kepada institusi terkait untuk asupan penyempurnaan penyelenggaraan KKN Kesmas.
  1. J.    SUSUNAN PENGELOLA
    1. Pelindung                                       :
    2. Pengarah                                         :
    3. Penanggung jawab                                   :
    4. Pembimbing                                                :
    5. Panitia Pelaksana

Ketua                                                 :

Sekretaris                                          :

Bendahara                                        :

  1. K.   TATA TERTIB
    1. Pakaian

Pakaian selama melaksanakan KKN  Kesmas disesuaikan dengan lingkungan kerja pada instansi dan memakai jas almamater Universitas Tompotika Luwuk, tidak memakai kaos oblong dan sandal.

  1. Perilaku

Perilaku peserta KKN  Kesmas harus sesuai dengan etika dan moral serta menyesuaikan dengan adab sopan santun yang berlaku. Secara khusus peserta harus mampu menempatkan diri secara normal pada lingkungan kerja, mampu bekerjasama, kritis, independent, jujur dan alamiah.

  1. Administrasi

Peserta harus mengisi segala jenis format sebagai kelengkapan administrasi selama KKN  Kesmas berlangsung.

  1. L.    PENUTUP

Demikianlah panduan sederhana ini dibuat sebagai acuan dalam pelaksanaan KKN kesmas bagi mahasiswa. Kritik dan saran sangat diharapkan untuk perbaikan pelaksanaan KKN kesmas pada masa-masa mendatang.

Luwuk,    Desesmber 2009

Penanggung Jawab

Lampiran 1

PEDOMAN PELAKSANAAN KKN KESEHATAN MASYARAKAT

ANGKATAN  I

DI PUSKESMAS

 

 

Tahap I pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kesehatan Masyarakat FKM Untika Luwuk menempatkan Puskesmas sebagai Institusi tempat KKN Kesmas. Dengan demikian, maka mahasiswa peserta KKN Kesmas wajib memahami penatalaksanaan Protap & Pelaksanaan Program yang ada di Puskesmas.

Proses & Prosedur Pelaksanaan KKN FKM Untika Luwuk Angkatan I Di Wilayah Kerja Puskesmas adalah sebagai berikut :

 

DESA(POSKO)
PUSKESMAS
PENDEKATANKKN REGULER
PENDEKATANKKN PROFESI
PROGRAMKERJA

KKN REGULER

PROGRAMKERJA

KKN PROFESI

PROGRAMKERJA

KKN FKM

DINILAI OLEHKA.PUSKESMAS

PEMB.AKADEMIK

DAN SUPERVISOR

NILAI AKHIR MAHASISWA
DINILAI OLEH LP2M

(SESUAI PEDOMAN)

Bagan 1. Alur Pelaksanaan KKN Kesmas FKM Untika Luwuk

Keterangan Bagan sebagai berikut  :

1.   Jenis kegiatan kegiatan di desa, berdasarkan hasil seminar tingkat desa  (prioritas  rencana kegiatan berbasis kesehatan masyarakat)

2.   Ikut melaksanakan/terlibat dalam kegiatan program kecamatan.

3.   Ikut serta dalam kegiatan seminar tingkat kecamatan

4.   Ikut serta dalam kegiatan baksos (jika ada) sebagai program kecamatan

5.   Dalam hal kelompok KKN reguler membutuhkan mono disiplin ilmu FKM untuk menyelesaikan program di desa dengan catatan masih dalam satu wilayah kecamatan/wilayah puskesmas, maka peserta KKN FKM akan turut bersama melaksanakan kegiatan tersebut dengan sistim penjadwalan waktu kerja dan demikian pula sebaliknya.

6.   Dalam hal terjadi jadwal/waktu kegiatan yang bersamaan antara kegiatan Desa/Kecamatan dengan kegiatan Puskesmas, maka kegiatan Kecamatan/Desa menjadi prioritas utama dengan catatan keterlibatan hanya dalam konteks perwakilan, tidak dalam totalitas mahasiswa FKM dalam kelompok tersebut.

7.   Rencana kerja mahasiswa FKM di desa dan di puskesmas akan dibuat sendiri-sendiri dalam bentuk poa, namun satu kesatuan yg tak terpisahkan dalam lingkup rencaka kegiatan KKN FKM sesuai batas waktu dan hari efektif pelaksanaan KKN UNTIKA Luwuk angkatan VIII.

Adapun kegiatan puskesmas yang harus di pahami oleh mahasiswa adalah sebagai berikut :

  1. 1.    Program Kesehatan Ibu dan Anak :

      a. Pendataan Sasaran secara Langsung

      b. Pendataan sasaran secara estimasi

      c. Memeriksa kesehatan ibu hamil

      d. Mengamati perkembangan dan pertumbuhan anak balita

      e. Memberikan nasihat tentang makanan bergizi, Kekurangan Protein,   Kalori, vitamin dan Mineral

     f. Penyuluhan Kesehatan ibu dan anak

     g. Mengadakan latihan dukun bersalin

     h. Melakukan latihan kader posyandu.

2.   Program Keluarga Berencana :

    a. Mengadakan penyuluhan KB, baik dalam & luar gedung puskesmas.

    b. Pembinaan dan konseling PUS

3. Pemberantasan Penyakit Menular

    A. TB.Paru

         1. Penatalaksanaan Manajemen Kasus

         2. Pengelolaan Obat

         3. Asuhan Keperawatan Penderita

         4. Analisis Tingkat Kesembuhan penderita

         5. Pelatihan PMO

      B. Imunisasi

            1. Manajemen Kepesertaan sasaran

            2. Pengelolaan Vaksin

            3. Analisis Keberhasilan/ PWS Imunisasi

            4. Sweping Dopu

            5. Imunisasi Rutin 9 Bulan

      C. ISPA

       1. Penatalaksaaan Kasus Pnemoni

       2. Penyuluhan Kesehatan

       3. Care sheking Penderita Pnemoni

       4. Autopsi Verbal Penderita

       5. MTBS

      D. Pemberantasan Vektor

       1. Pemeriksaan Jentik berkala

       2. Pemberantasan Saran Nyamuk

       3. Biologikal Kontrol

       4. Larvasiding

       5. Analisis Puncak Kasus

       6. Manajemen Obat Malaria

       7. Microskopis Malaria

      E. Survailance

       1. Pengamatan Faktor Risiko Penyakit

       2. SKD Penyakit Menular

       3. Investigasi Wabah

      F. Diare.

       1. Uji Kualitas Air Minum Penduduk

       2. Pemeriksaan Mutu air minum

       3. Penatalaksanaan Kasus Diare

4. Upaya Peningkatan Gizi

    a. Penimbangan Anak Balita

    b. Analisis SKDN

    c. Asuhan Gizi Kesmas

    d. Pemeriksaan Hb Bumil

    e. Pemberian Makanan Tambahan

        – Penyuluhan

        – Pemulihan

    f. Penyuluhan Gizi Kesmas

    g. Manajemen Kapsul Vit.A dan Fe.

5. Usaha Kesehatan Lingkungan

    a. Pembuatan dan penyediaan JAGA

    b. Penyuluhan Kesling

    c. Tes Higiene Air

    d. Kaporisasi Sumur

    e. Sistem Pengelolaan dan Pembuangan Sampah

    f.  Pemantauan Rumah Sehat

    g. Pengawaan Penggunaan Pestisida

    h. Pengelolaan Limbah

6. Pengobatan

    a. Penegakan Diagnosa

    b. Manajemen Rujukan Kasus

    c. Penyelenggaraan Pusling

7. Penyuluhan Kesmas

    –    Terintegrasi Ke dalam Masing-Masing Program sesuai masalah dan   situasi di lapangan.

 8. Laboratorium Puskesmas

    a. Mempersiapkan dan memeriksa sediaan di Puskesmas

    b. Mengirim sediaan untuk pemeriksaan lab.lanjutan.

9. Usaha Kesehatan Sekolah

    a. Pemeriksaan Kesehatan Anak sekolah

    b. Pendidikan kesehatan anak sekolah

    c. Latihan SKM Kecil (PHBS)

    d. Imunisasi anak sekolah

    e. Penimbangan anak yg baru masuk sekolah

10. Public Health Nursing ( PHN )

      a. Pelayanan perawatan pasien dan keluarga di rumah

      b. Memberikan konseling kepada keluarga untuk mengenali kebutuhan

          kesehatan sendiri dan cara penanggulangannya.

      c. Usaha pencegahan dan pemulihan kesehatan individu & keluarga.

11. Usaha Kesehatan Jiwa

      a. Mengenali penderita yg memerlukan pelayanan kesehatan psikiatri

      b. Memberikan pertolongan pertama psikiatri

      c. Memberikan penyuluhan Kesehatan Jiwa

12. Usaha Kesehatan Gigi

      a. Penyuluhan Kesehatan gigi dan mulut di sekolah.

13. Pencatatan Pelaporan.

      a. Pengelolaan SIMPUS

      b. Pengolahan Data Program Puskesmas

      c. Pembuatan Visualisasi Data

14. Kesehatan Olah Raga.

      a.Anjuran olah raga setiap hari

15. Kesehatan Usila

      a. Pelaksanaan Posyandu Usila

      b. Penyuluhan Kesehatan Lansia

 16. Kesehatan Haji

      a. Penyuluhan Kesehatan Jemaah Haji

      b. Karangtina Penyakit

17. UKBM dan Pengobat Tradisional

      a. Melaksanakan pembinaan terhadap pengobat tradisional

      b. Penyuluhan NAPZAH

      c. Pembentukan Desa Siaga

      d. Pembentukan Dana Sehat

18. Upaya Kesehatan Rujukan

      a. Manajemen Rujukan Kasus dari dan ke Puskesmas.

 A.   ASPEK PENILAIAN

 A. Kegiatan desa dengan pendekatan KKN Reguler, akan dinilai oleh :

    1.  Komisi disiplin

    2.  Pembimbing lapangan

( sesuai SK Rektor/Pedoman KKN Untika Luwuk Gel.VIII T.A.    2009) dengan format evaluasi dan penilaian sesuai ketentuan yang ada.

      B.  Kegiatan di puskesmas dengan pendekatan KKN-Profesi, akan   dinilai oleh:

            1.  Kepala puskesmas

            2.  Pembimbing akademik

            3.  Supervisor

(Sesuai SK Dekan FKM) dengan menggunakan Format   Evaluasi/Penilaian sesuai ketentuan yang telah disusun oleh FKM Untika Luwuk.  

                                     UNIVERSITAS TOMPOTIKA LUWUK

                                 FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT 

                      Alamat  :  Jln. G. Julutumpu No. 17 Telp. (0461) 21826 Fax. (0461) 22318

FORMAT      :  PENILAIAN KEMATANGAN KONPETENSI MAHASISWA PESERTA    KKN OLEH PEMBIMBING AKADEMIK & KEPALA PUSKESMAS

 =============================================================== 

A. PUSKESMAS  :                                            DESA /POSKO  :

B. IDENTITAS MAHASISWA  :

NOKODE NAMA NPM L/P KET
1        
2        
3        
4        
5        
6        
7        
8        

C. KOMPONEN PENILAIAN

NO KOMPONEN PENILAIAN KODE MAHASISWA/NILAI
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PROG. KIA              (1 – 100 )                
2 PROG. KB               (1 – 100 )                
3 PROG. P2M             (1 – 100 )                
4 PROG. GIZI             (1 – 100 )                
5 PROG. KESLING    (1 – 100 )                
6 PROG. UKS             (1 – 100 )                
7 PROG. PHN             (1 – 100 )                
8 PROG. UKGM         (1 – 100 )                
9 PROG. R/R               (1 – 100 )                
10 PROG. USILA          (1 – 100 )                
11 PROG. UKBM          (1 – 100 )                
  TOTAL NILAI                
  RATA-RATA NILAI                

                                                                                       —————-,———– 2009.

         PENILAI,

                                                                                         ——————————-

                               UNIVERSITAS TOMPOTIKA LUWUK

                  FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

                     Alamat  :  Jln. G. Julutumpu No. 17 Telp. (0461) 21826 Fax. (0461) 22318

PENILAIAN / EVALUASI PEMBIMBING LAPANGAN

 KABUPATEN                          :              

KECAMATAN                         :              

DESA                                       :              

POSKO                           :          

NOKODE NAMA NPM L/P KET
1        
2        
3        
4        
5        
6        
7        
NO KOMPONEN PENILAIAN KODE MAHASISWA/NILAI
1 2 3 4 5 6 7
I TINGKAT KEBERHASILAN PROGRAM   (Nilai 5 – 50)              
1 Metode Observasi Lokasi (nilai  1 – 10)              
2 Perencanaan Program/Kegiatan (nilai 1 – 10)              
3 Kemampuan Menyelesaikan Program/Kegiatan (nilai 1 – 10)              
4 Relevansi Program dengan Hasil (nilai 1 – 10)              
5 Kualitas Hasil Program/Kegiatan (nilai 1 – 10)              
  Jumlah I              
II KERJASAMA TIM/KEKOMPAKAN DALAM MENYELESAIKAN PROGRAM       (Nilai 3 – 30)              
  Kerjasama dalam kelompok (nilai 1 – 10)              
  Kerjasama dengan Masyarakat (nilai 1 – 10)              
  Kerjasam dengan Perangkat Institusi & Aparat Pemerintah setempat (nilai 1 – 10)              
III KELENGKAPAN ADMINISTRASI POSKO & JURNAL & LAPORAN  (Nilai 4 – 20)              
1 Kelengkapan Posko  (1 – 5)              
2 Kelengkapan Jurnal   (1 – 5)              
3 Laporan Tingkat Desa  (1 – 5)              
4 Laporan Tingkat Puskesmas  (1 – 5)              
  TOTAL NILAI              
  RATA-RATA NILAI              

                                                                                                                      —————-,———–      2009

                       PENILAI,

                                                                                                                                                                                                                                                                   —————————-            

  1. B.   KETENTUAN LAIN-LAIN

 1.   Dalam hal pembimbing akademik akan melakukan pembimbingan dan supervisi ke lapangan/lokasi desa KKN FKM harap koordinasi dengan :

a. Komdis

b. Pembimbing Lapangan

c. LP2M

2.   Nilai akhir mahasiswa adalah komulatif antara nilai Pendekatan KKN Reguler ditambah dengan nilai pendekatan kkn profesi  

3.   Total nilai adalah 100 % dengan proporsi pembagian sbb:

       a. Kewenangan LP2M  = 20 %

       b. Kewenangan FKM    = 80 %

3 Tanggapan

  1. terima kasih, tulisan ini memberi saya inspirasi untuk melaksanakan kkn di sumatra barat yang diadakan oleh universitas andalas

  2. atas postingannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: