TENTANG AKU

AYAH DAN IBUKU


Suatu hari tepatnya hari selasa, tanggal 25 Mei 1987, di sebuah desa terpencil jauh dari keramaian kota, sebuah desa yang tidak punya listrik ysng setiap saat menerangi desa tersebut, sebuah desa yang terletak di sebuah tanjung pulau peling, desa tersebut adalah salah satu dari sekian desa yang ada di wilayah kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulaua, desa tersebut bernama Desa Tangkop. Desa itulah dan pada saat itu berbahagialah seorang Ayah (AMAD ACHMAD BIDULLAH) dan seorang  Ibu (RAHMAH) karena pada hari tersebut lahirlah buah hati mereka, seorang hamba yg setelah 9 bulan 10 hari hidup dalam singgasana rahim seorang ibu, seorang hamba yang telah mengikrarkan sumpahnya kepada ALLAH SWT buah hati mereka diberi nama RAMLI, nama itu mempunyai sejarah mengapa anak itu diberinama RAMLI, anak tersebut adalah aku.. iya itulah AKU…

HARI INI USIAKU 24 TAHUN

oleh Ramli A Bidullah pada 25 Mei 2011 jam 9:24

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh….

Hari ini tepatnya tanggal 25 mei 2011 Allah SWT memberikan kesempatan bertambah satu tahun usia saya menjadi 24 tahun setelah 23 tahun saya melewati kehidupan di dunia ini. Sepanjang 23 tahun saya menjalani fase kehidupan sebagai hambah dan sebagai khalifah, sesungguhnya saya menyadari waktu 23 tahun bukanlah waktu yang singkat dalam menjalani setiap jengkal kehidupan. Sungguh banyak kejadian, tidak sedikit peristiwa yang tercatat dalam memori saya. Oleh karena itu di usia saya yang ke-24 ini saya sedikit menceritakan proses perjalanan hidup saya yang masih sempat teringat di ingatan saya, mudah – mudahan hanya sedikit kekeliruan atau keterlupaan sejarah kehidupan pribadi saya. Tujuan saya menulis cerita kehidupan saya (history of my life) agar saya tidak menjadi seorang insane, seorang hambah, seorang khalifah yang lupa terhadap sejarah diri sendiri atau saya tidak ingin menjadi orang yang lupa akan diri sendiri.

Disebuah desa yang jauh dari keramaian kota, kebisingan, Desa yang sejuk, tentram, hidup keluarga sederhana, itulah keluarga saya, Ayah saya bernama AMAD ACHMAD BIDULLAH dan Ibu saya namanya RAHMAH LUMUAN, saya mempunyai lima orang saudara namun tiga orang diantaranya Allah SWT telah memanggil kakak-kakakku tersayang di usia mereka masih bayi. Jadi sekarang saya punya dua orang kakak laki-laki dan satu adik angkat perempuan. Kakakku dan adikku sekarang sudah berkeluarga. Sekitar bulan Agustus 1986 dalam rahim ibuku hiduplah janin yang tumbuh + 9 bulan 10 hari, sebelum manusia dilahirkan ke dunia berjanjilah seorang manusia dalam singgasana rahim ibu kepada ALLAH SWT “Alastubirabbikum-Qaalubalasahidina” yang mengakui bahwa ALLAH SWT sebagai TUHAN.  Saya seorang manusia yang melewati fase ini sehingga saya dapat hidup, menikmati Rahmat ALLAH SWt di muka bumi ini.

Tepatnya tanggal 25 Mei 1987 lahirlah saya ke dunia dengan membawa janjiku kepada ALLAH SWT. Pada saat saya dilahirkan tidak selancar proses kelahiran kakak-kakakku, ibu saya mengalami kesulitan mengeluarkan “ari-ari” (dodomi), menurut cerita orang tua bahwa itulah saudara saya selama dalam kandungan ibuku, seharusnya ari-ari/dodomi keluar selang beberapa saat setelah seorang anak lahir. Ternyata hal itu tidak terjadi pada ibuku, kita bisa membayangkang tahun 1987 bagaimana susahnya mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, ibuku dibawa ke banggai… di banggai belum mendapat penanganan yang serius karena pada waktu itu bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha, setelah 2 hari bertahan di  banggai, barulah ibuku dirujuk ke luwuk kita juga bisa membayangkan tahun 1987 betapa susahnya dan lamanya transportasi ke luwuk. Waktu itu Rumah Sakit Luwuk masih di Gedung Akademi Keperawatan sekarang. Ditengah-tengah segala keterbatasan yang ada tetapi semangat ibuku tercinta dan ayahku tersayang untuk bertahan itulah satu-satunya modal mereka. Menurut cerita ayahku, ibuku sempat kehilangan kesadaran tetapi dengan Rahmat dan Ridho Alllah SWT ibuku masih diberikan umur panjang… dokter yang menangani ibu saya menurut ayahku dokter itu bernama dr. Ramli Isa Kukuh. Setelah beberapa saat dirawat Alhamdulillah ibuku bisa kembali, sempat tersebar kabar kepada keluargaku di kampungku bahawa ibuku tidak terselamatkan. Menurut cerita nenek saya disaat-saat ibuku dirawat saya tidak  diperhatikan lagi.

Setelah pulang ke kampung halamanku, ayahku menunaikan niatnya yang sempat diniatkan ketika saat-saat ibuku dalam keadaan kritis yakni mengadakan syukuran dengan menyembelih seekor sapi.

Pada proses perawatan ibuku, saya belum diberi nama, setelah pulang dari luwuk, ayahku menamakan diriku RAMLI dengan alasan dokter yang menangani ibuku bernama dr. RAMLI ISA KUKUH, selama hidupku baru sekali saya bertemu dengan dokter tersebut, yakni pada tahun 2009 beliau menyempatkan diri mengajar di FKM Untika sampai saat sekarang SK Yayasan Beliau saya masih menyimpannya.

Itulah sedikit cerita tentang kehidupanku sampai aku diberi nama RAMLI.

Hari ini 25 Mei 2011 usiaku menjadi 24 tahun, Mama… Papa…. Meskipun mama , papa jauh dimataku, lewat tulisan ini aku persembahkan SEMBAH DAN SUJUDKU kepada ALLAH SWT dan MAMA & PAPA. Aku seperti sekarang ini adalah hasil dari Doa, Usaha, Pengorbanan MAMA & PAPA, Aku yakin di setiap Sujud Mama & Papa akan selalu terselip doa untuk anakmu ini.  Dengan usiaku yang ke-24 ini aku memohon ampunanMu Ya Allah atas segala dosa yang pernah aku perbuat, yang mungkin aku tidak sadari telah menyakiti Hati Mama & Papa…. Ya ALLAH SWT…. Berikanlah Kesehatan, Keselamatan dan UMUR PANJANG kepada mama dan papaku… jagalah mereka, sayangi mereka seperti mereka menajgaku sewaktu kecil… Amin Ya Rabbilalamin….

Untuk semua keluargaku, orang-orang disekitarku, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan, motivasi, dan memohon maaf bila ada kesalahan… saya akan selalu membuka diri menerima saran yang konstruktif demi perbaikan menjalani kehidupan di usiaku yang ke-24 tahun ini…

Wassalam….

2 Tanggapan

  1. ehmmmm unik critnya,.,.

  2. Subhanaullah…Keren!!!
    Termotivasi…Thnk’s

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: